
Bangkalan – Program Studi Pendidikan Informatika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Trunodjoyo Madura sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Literasi Digital dengan Google Workspace pada Senin, 27 April 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Burneh.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kokurikuler kolaborasi antara UPTD SMPN 1 Burneh dan Pendidikan Informatika FKIP UTM dalam rangka PRO-LITE 2026, Program Sertifikasi Literasi Teknologi, yang bertujuan menjadikan generasi muda sebagai generasi digital yang beretika dan berkompetensi. Pelatihan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta yang merupakan siswa-siswi SMPN 1 Burneh.
Acara diawali dengan laporan ketua pelaksana, Ibu Harfina Indriani, M.Pd., yang menyampaikan gambaran umum kegiatan serta tujuan diselenggarakannya pelatihan ini sebagai upaya nyata dalam meningkatkan literasi digital siswa di era teknologi yang terus berkembang.
Kemudian dilanjut dengan sambutan dari Kepala SMPN 1 Burneh, Ibu R. Sulfa Diana, S.Ag., S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Beliau berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan digital mereka. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Koor Pendidikan Informatika FKIP UTM, Ibu Puji Rahayu Ningsih, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya penguasaan literasi digital di era transformasi teknologi yang semakin pesat sebagai bekal siswa dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.
Sesi pertama pelatihan menghadirkan Ibu Evy Maya Stevany, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri yang membawakan materi Literasi Digital. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pengertian literasi digital sebagai kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan menyampaikan informasi menggunakan teknologi digital secara efektif. Materi juga mencakup perbedaan antara literasi teknologi dan literasi digital, di mana literasi teknologi berfokus pada keterampilan teknis penggunaan perangkat, sementara literasi digital mencakup aspek yang lebih luas meliputi berpikir kritis, etika digital, serta tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, seperti tidak sembarangan membagikan kata sandi dan berhati-hati terhadap tautan yang mencurigakan.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Bapak Muhammad Zidni Ilman Nafi’a, S.Pd., M.Pd. yang membawakan materi Pengenalan Google Workspace sekaligus sesi praktik langsung. Peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi dalam ekosistem Google Workspace, antara lain Google Docs sebagai pengolah kata berbasis cloud, dan Google Drive sebagai layanan penyimpanan file online. Tidak berhenti pada pengenalan teori, sesi ini langsung dipraktikkan oleh siswa, mulai dari membuat dan mengedit dokumen di Google Docs, hingga praktik kolaborasi secara daring menggunakan fitur berbagi dokumen. Siswa juga dilatih cara membuat folder, mengunggah file, serta mengatur hak akses dokumen agar dapat dikerjakan bersama secara real-time.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa mengikuti sesi kuis yang dirancang untuk mengukur pemahaman mereka terhadap seluruh materi yang telah disampaikan. Sesi ini berlangsung interaktif dan menjadi momen yang menyenangkan sekaligus evaluatif bagi peserta.
Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa-siswi SMPN 1 Burneh tidak hanya mampu menggunakan teknologi secara teknis, tetapi juga memahami etika digital dan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini pun menjadi wujud nyata komitmen Program Studi Pendidikan Informatika FKIP UTM dalam berkontribusi pada pengembangan pendidikan digital di tingkat sekolah menengah di Indonesia.
