Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Kelompok 31 berkolaborasi dengan Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bandungan menggelar sosialisasi pemanfaatan limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), Rabu (15/7/2026), di Balai Desa Bandungan, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah organik sekaligus mendorong penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengolahan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran dan buah-buahan, menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Selain penyampaian materi, masyarakat juga diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatan POC menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Ketua KKN UTM Kelompok 31 mengatakan, program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menawarkan solusi praktis dalam mengatasi permasalahan limbah organik sekaligus mendukung sektor pertanian.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa limbah organik rumah tangga tidak hanya menjadi sampah, tetapi dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bandungan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator KPM Desa Bandungan, Sofyan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UTM yang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah organik.
“Kami berharap masyarakat mulai mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan pupuk bersubsidi dengan memanfaatkan pupuk organik cair yang dapat dibuat secara mandiri. Selain mampu menekan biaya produksi pertanian, langkah ini juga mendukung terciptanya sistem pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” katanya.
Kolaborasi antara KKN UTM Kelompok 31, KPM, dan SPPG Desa Bandungan menjadi wujud sinergi dalam memberdayakan masyarakat melalui inovasi pengelolaan limbah organik. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pupuk sekaligus mengurangi volume limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Trunodjoyo Madura tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui penerapan teknologi sederhana yang mudah diadopsi oleh masyarakat. (Alfarisi)
